BTPN Ajak Nasabah Purna Bakti Tetap Sehat dan Produktif di Usia Senja

YOGYAKARTA, 9 Juni 2015 – Fokus dan konsisten melayani masyarakat berpenghasilan rendah, serta usaha mikro & kecil dan menengah (UMKM), PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) meyakini keterlibatan langsung dalam memberdayakan nasabah adalah kunci pertumbuhan kinerja bisnis yang prima dan berkelanjutan.

Guna mewujudkan hal itu, BTPN mengimplementasikan sebuah model bisnis yang mengintegrasikan misi sosial dan misi bisnis dalam produk dan layanan serta kegiatan sehari-hari. Sinergi antara kedua misi tersebut tercermin melalui  ’Daya’.

Daya merupakan program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan. Daya memiliki tiga pilar program, yaitu Daya Sehat Sejahtera, Daya Tumbuh Usaha, dan Daya Tumbuh Komunitas. Daya diterapkan pada seluruh unit bisnis BTPN, yaitu BTPN Purna Bakti—unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat—unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro & kecil, BTPN Mitra Bisnis –unit bisnis yang melayani pelaku usaha menengah, serta BTPN Sinaya sebagai unit bisnis pendanaan BTPN.  Daya juga diimplementasikan pada anak usaha BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas pra-sejahtera produktif.

Khusus bagi nasabah pensiunan, dengan bekal pengalaman melayani para purnabakti selama lebih dari 55 tahun, BTPN memahami bahwa para pensiunan tidak hanya membutuhkan layanan jasa keuangan yang cepat dan mudah, juga memiliki kebutuhan lain yakni untuk tetap hidup sehat dan sejahtera. Agar tetap sejahtera dan produktif di usia senja, BTPN menyiapkan program pelatihan usaha bagi para nasabah purnabakti.  

“Program Daya ini diselenggarakan secara berkala dan rutin di seluruh wilayah operasional BTPN. Kami juga mengundang partisipasi dari pihak luar, seperti produsen terigu, pengusaha budidaya perikanan dan lainnya untuk memberikan pelatihan kepada para nasabah pensiunan,” kata Hari Suseno, Regional Government  Head BTPN Purna Bakti untuk wilayah Jawa Tengah.

Dalam kegiatan pelatihan usaha yang dilaksanakan hari ini, BTPN Purna Bakti mengajak para nasabahnya berkunjung ke lokasi usaha budidaya jamur di daerah Kulonprogo. Nasabah akan diajarkan cara memulai usaha budidaya jamur tiram, jamur kuping dan jamur lingzhi untuk kesehatan. “Kami menyadari bahwa untuk bisa tetap produktif dan sejahtera setelah purnatugas, nasabah tidak hanya membutuhkan akses keuangan, juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” ujar Hari.

Pelatihan budidaya jamur kali ini terasa lebih istimewa karena dilakukan di tempat nasabah BTPN Purna Bakti yang sukses merintis usaha di usia pensiun. ”Kami meyakini, sebagai sesama pensiunan, mereka umumnya memiliki cara pandang dan bahasa yang relatif sama. Jadi, kegiatan nasabah menginspirasi nasabah ini akan efektif dalam menularkan semangat berwirausaha di kalangan pensiun,” kata Hari.

Nasabah yang akan berbagi inspirasi kali ini bernama Subandi (63 tahun). Ia menekuni usaha budidaya jamur pada 2008, setelah pensiun dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. ”Saya memberi nama usaha jamur ini ”Julira”, kependekan dari bulan Juli hari Rabu. Julira itu untuk mengenang hari dan bulan saya resmi menjadi pensiun,” katanya, penuh makna.

Dengan menekuni budidaya jamur, Subandi bukan hanya berhasil mengisi hari tuanya dengan kegiatan yang produktif. Ia juga tetap sehat dan makin sejahtera. ”Banyak pilihan untuk menghabiskan masa pensiun. Saya memilih tetap produktif karena saya percaya itulah kunci sehat dan sejahtera di usia senja,” kata Subandi. 

 

-oOo-

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk

Eny Yuliati – Corporate Communications Head

Telp​: 021 – 30026200

Email​:

 

Sekilas tentang BTPN

 

BTPN memfokuskan diri untuk melayani dan memberdayakan segmen mass market, yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas prasejahtera produktif. Fokus bisnis tersebut didukung oleh empat unit bisnis BTPN, yaitu BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus untuk melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat – unit bisnis yang fokus untuk melayani pelaku usaha mikro dan kecil, dan BTPN Mitra Bisnis – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha kecil dan menengah. Selain itu, BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas pra-sejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang terukur dan berkelanjutan, BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.

Tanggal Dipublikasikan: 9 June 2015