Melestarikan Batik dengan Pemberdayaan

Bandung, 1 Desember 2016 – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan harian berbahasa Inggris The Jakarta Post menggelar acara Meet the Post – Batik, Its Philosophy and Empowerment yang membahas tentang pelestarian batik dengan pemberdayaan.

Acara talkshow ini menghadirkan pembicara pengusaha Batik Go Tik Swan Nugroho dan Wakil Direktur Utama BTPN Ongki W. Dana. Acara dimoderatori oleh Managing Editor – Life The Jakarta Post Digital Asmara Wreksono.

Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia. Pelestarian batik menjadi perhatian serius dari banyak pihak, termasuk pengusaha Batik Go Tik Swan Nugroho. Sebagai keluarga langsung dari maestro batik Indonesia Go Tik Swan, Nugroho tumbuh bersama Go Tik Swan langsung mendengar, merasakan, dan terlibat dalam proses awal penciptaan setiap batik dan desain dari Go Tik Swan.

Sampai saat ini, produksi batik Go Tik Swan tetap memegang teguh filosofi dan hakekat keasliannya, mulai dari sisi desain sampai dengan proses produksi yang tidak lepas di dalamnya termasuk pelestarian batik. “Sampai saat ini para pembatik Go Tik Swan tetap harus menggunakan pattern atau design dari Go Tik Swan asli,” kata Nugroho.

BTPN merupakan bank yang konsisten dalam melayani masyarakat berpendapatan rendah, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan masyarakat prasejahtera produktif. Memiliki  visi mengubah hidup jutaan rakyat Indonesia, BTPN meyakini keterlibatan langsung dalam memberdayakan nasabah adalah kunci pertumbuhan kinerja bisnis yang prima dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan hal itu, BTPN mengimplementasikan sebuah model bisnis yang mengintegrasikan misi sosial dan misi bisnis dalam produk, layanan, serta kegiatan sehari-hari. Sinergi antara kedua misi tersebut tecermin melalui Daya.

Daya merupakan program pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dan terukur yang fokus pada kesehatan, kesejahteraan, serta pelatihan praktis keterampilan wirausaha. “Kesempatan berbagi dan berinteraksi langsung dengan nasabah mass market juga terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui program Sahabat Daya, BTPN memberikan akses bagi nasabah BTPN Sinaya untuk ikut terlibat langsung memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku UMKM, termasuk tentunya para perajin batik,” ungkap Ongki W. Dana.

BTPN Sinaya adalah unit bisnis pendanaan dari BTPN. BTPN Sinaya tidak hanya menawarkan layanan prima dan personal dengan hasil optimal, namun juga memberikan kesempatan bagi nasabahnya untuk berpartisipasi dalam misi memberdayakan jutaan masyarakat Indonesia.

Di BTPN Sinaya, setiap rupiah dari dana simpanan nasabah menjadi lebih bernilai karena disalurkan seluruhnya untuk memberdayakan masyarakat berpendapatan rendah. “Mari kita bersama-sama membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mencapai hidup yang lebih berarti. Dengan menjadi nasabah BTPN Sinaya, kita bisa berkontribusi langsung ke dalam proses perkembangan ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk tentunya para perajin batik,” pungkas Ongki.

 

-oOo-

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk

Eny Yuliati – Corporate Communications Head

Telp: 021-30026200

Email:

 

 

Sekilas BTPN

BTPN merupakan bank devisa yang memfokuskan diri untuk melayani dan memberdayakan segmen masyarakat berpenghasilan rendah yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta komunitas prasejahtera produktif (mass market). Fokus bisnis tersebut didukung oleh empat unit bisnis BTPN, yaitu BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro, serta BTPN Mitra Bisnis – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha kecil dan menengah. Selain itu, BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang berkelanjutan dan terukur, BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.

Tanggal Dipublikasikan: 1 Desember 2016