Berkarir di BTPN lebih dari sekedar bekerja. Menjadi bagian dari perusahaan ini, kami mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam upaya besar mengubah hidup berjuta rakyat Indonesia.

Program pengembangan karir kami sangat terstruktur, didukung dengan berbagai pelatihan dan program pengembangan diri.

Kami berupaya untuk:

  • Berinteraksi dengan nasabah kami guna memahami kebutuhan nasabah
  • Memberikan energi positif kepada para nasabah melalui pelayanan dan antusiasme kami
  • Meningkatkan pengembalian investasi dengan kinerja yang unggul
  • Memungkinkan para nasabah dan karyawan untuk mewujudkan potensi diri mereka secara signifikan melalui program pemberdayaan kami

 

Dewan Komisaris

  • Mari Elka Pangestu

    Komisaris Utama (Independen)

    Mari Elka Pangestu

    Komisaris Utama (Independen)

    Warga Negara Indonesia, 59 tahun, menjabat sebagai Komisaris Utama (Independen) sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 29 April 2016, saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi. Beliau sebagai Profesor bidang Ekonomi Internasional di Universitas Indonesia dan Senior Fellow di Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Saat ini beliau juga menjabat Komisaris Independen di PT Astra International Tbk.

    Prof. Mari Pangestu menjabat Menteri Perdagangan (2004 – 2011) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011 – 2014). Sebelum menjabat sebagai menteri, beliau menduduki beberapa posisi strategis di CSIS, Wakil Direktur pada Pusat Antar Universitas – Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1988-1990), menjabat sebagai Ketua bidang Internasional di Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (1988-1998). Beliau merintis karir sebagai Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia pada tahun 1986.

    Meraih gelar Bachelor of Economics pada tahun 1978 dan Master of Economics pada tahun 1979 dari Australian National University (ANU), serta Ph.D. dari Department of Economy - University of California, Davis, Amerika Serikat pada tahun 1986.

  • Arief T. Surowidjojo

    Komisaris (Independen)

    Arief T. Surowidjojo

    Komisaris (Independen)

    Warga Negara Indonesia, 63 tahun, menjabat sebagai Komisaris Independen sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 29 April 2016, saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko.  Sebelumnya Beliau Founding dan Senior Partner pada Firma Hukum Lubis, Ganie, Surowidjodjo. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen, Ketua Komite Audit dan Komite Remunerasi dan Nominasi di PT ABM Investama dan Ketua Badan Pengawas Yayasan WWF Indonesia. Sebelumnya beliau menjabat Ketua Komite GCG di PT Petrosea Tbk (2011-2015) dan PT Indika Energy Tbk (2009-2015), Wakil Presiden Komisaris PT Vale Indonesia Tbk (2009-2016), Komisaris Independen PT Sampoerna Agro Tbk (2007-2013), Wakil Presiden Komisaris PT Holcim Indonesia Tbk (2001-2015), Partner di Firma Hukum Nasution Lubis Hadiputranto (1979-1984). Beliau merintis karir sebagai Junior Lawyer di Firma Hukum Prawirabisma & Associates pada tahun 1977.

    Meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1977 dari Universitas Indonesia dan Master of Law (LLM) dari University of Washington, Seattle, Washington, Amerika Serikat pada tahun 1984.

  • Irwan Mahjudin Habsjah

    Komisaris (Independen)

    Irwan Mahjudin Habsjah

    Komisaris (Independen)

    Warga Negara Indonesia, 67 tahun. Irwan Mahjudin Habsjah menjabat sebagai Komisaris Independen BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 28 April 2008. Saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko dan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi BTPN. Selain di BTPN, beliau juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Sari Melati Kencana (Pizza Hut). Sebelumnya menjabat sebagai Managing Director dan Country Head – Wholesale Banking ING Bank, Jakarta (2000- 2009), serta Managing Director dan Country Head Bankers Trust Company (1996-1999). Pernah menjabat sebagai Deputy President Director - Corporate Banking PT. ING Indonesia Bank di Jakarta (1991-1996). Beliau memiliki lebih dari 33 tahun pengalaman profesional dengan menjabat posisi-posisi senior di BSB Bank, American Express Bank, Citibank dan Indonesia Overseas Bank.

    Meraih gelar Master di bidang Monetary & International Economics dari University of Amsterdam (1978) dan Sarjana di bidang Ekonomi dari Erasmus University Rotterdam, Belanda (1974).

  • Chow Ying Hoong

    Komisaris

    Chow Ying Hoong

    Komisaris

    Warga Negara Singapura, 54 tahun. Saat ini menjabat Director & Deputy Head for Asia Pacific Division di Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC) di Singapura. Di SMBC, beliau menjabat berbagai posisi yaitu Director and Executive Officer (April 2013), General Manager of Planning Department Asia Pacific Division (April 2011), General Manager of Debt Markets Department (April 2010). Sebelum bergabung dengan SMBC, beliau menjabat Branch Manager/ Managing Director di Societe Generale Bank (1997 – 2000) dan Head of Syndication for Asia di ABN Amro Singapura. Beliau merintis karir di United Overseas Bank pada tahun 1984.

    Meraih gelar Business Administration (Finance) dari National University of Singapore pada tahun 1984.

  • Hiroshi Higuma

    Komisaris

    Hiroshi Higuma

    Komisaris

    Warga Negara Jepang, 46 tahun. Saat ini menjabat sebagai Joint General Manager of Emerging Markets Business Division at Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC) di Singapura. Di SMBC, beliau menjabat berbagai posisi antara lain Joint General Manager of the Emerging Markets Business Division di Tokyo (April 2013), Joint General Manager of the Corporate Planning Department (Juli 2012), Joint General Manager of the Corporate Banking Department – Americas Division (April 2012), Joint General Manager of the Specialized Finance Department – America Division (2009 – 2011), Vice President of the Capital Management  at SMBC dan Senior Vice President at Sumitomo Mitsui Financial Group (“SMFG”), Corporate Planning Department (April 1997), Corporate Research Department (Maret 1996).

    Meraih gelar Bachelor of Laws dari University of Tokyo pada tahun 1991 dan Master of Laws (LL.M) dari University of Michigan Law School (1995). Beliau memiliki ijin New York State Bar Association sejak 1997.

Direksi

  • Jerry Ng

    Direktur Utama (Independen)

    Jerry Ng

    Direktur Utama (Independen)

    Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Jerry Ng diangkat sebagai Direktur Utama BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 9 Juli 2008. Beliau memimpin tim manajemen senior berpengalaman serta berkomitmen untuk melakukan transformasi BTPN menjadi bank mass market terbaik di Indonesia.

    Beliau memiliki pengalaman hampir 30 tahun di industri keuangan. Beliau  menjabat sebagai Head of Indonesia and  Senior Advisor untuk Asia Tenggara di TPG Capital sebelum diangkat sebagai Direktur Utama BTPN. Memulai karirnya di Citibank, dan kemudian menjabat di berbagai posisi senior di bank-bank swasta terkemuka di Indonesia; termasuk Wakil Direktur Utama di Bank Central Asia, Wakil Direktur Utama di Bank Danamon dan sebagai Direktur Utama di Federal International Finance. Pada saat krisis keuangan Asia tahun 1998, beliau diangkat sebagai Deputi Ketua dan Penasihat Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional untuk memulihkan industri perbankan Indonesia.

    Beliau juga menjabat sebagai anggota dari Board of Trustees of SymAsia Foundation di Singapura, WWF di Indonesia dan Blum Center for developing Economies di University of California, Berkeley.

    Memperoleh gelar Bachelor of Business Administration dari University of Washington (Seattle), USA dan mengikuti berbagai program pelatihan manajemen eksekutif yang antara lain diselenggarakan oleh Standford Business School dan Harvard Business School. Beliau juga adalah fellow dari Eisenhower Fellowships.

  • Ongki Wanadjati Dana

    Wakil Direktur Utama

    Ongki Wanadjati Dana

    Wakil Direktur Utama

    Warga Negara Indonesia, 57 tahun. Ongki Wanadjati Dana menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 28 April 2008. Memimpin bisnis perbankan ritel BTPN sejak bergabung tahun 2008. Di BTPN, beliau menyumbang pengalamannya yang luas di sektor keuangan. Selama lebih dari 31 tahun, beliau telah menjabat sebagai Direktur Perbankan Wholesale Bank Permata, Wakil Direktur Utama di Bank Universal, dan Direktur Utama Bank Subentra. Mengawali karir di perbankan pada tahun 1982 di Citibank N.A. hingga meraih jabatan sebagai Vice President - Consumer Banking Group di tahun 1987.

    Meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1981. Mengikuti berbagai program pelatihan eksekutif, antara lain di SaÏd Business School, Oxford University, UK Dan Harvard Business School, USA.

  • Djemi Suhenda

    Wakil Direktur Utama

    Djemi Suhenda

    Wakil Direktur Utama

    Warga Negara Indonesia, 48 tahun. Djemi Suhenda menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 29 Oktober 2009.   Djemi memiliki pengalaman perbankan selama 25 tahun di bidang Accounting & Financial Control, Operasional, serta Mass Market Banking.  Beliau memulai karirnya di Citibank Indonesia dan Citibank Singapore (1989-1995) serta Bank Universal (1995-2002). Pada tahun 2003 – 2008 beliau menjabat sebagai Executive Vice President di Bank Danamon. Beliau bergabung dengan BTPN sejak tahun 2008.

    Dalam 12 tahun terakhir karirnya, beliau telah membangun dan memimpin bisnis segmen mass market, yaitu Danamon Simpan Pinjam untuk Bank Danamon, Mitra Usaha Rakyat, Tunas Usaha Rakyat, SME Banking dan Branchless Banking untuk BTPN. Djemi menyukai proses inovasi dan tantangan membangun bisnis baru, serta menjadi mentor bagi pemimpin berpotensi lainnya.

    Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1989 dan telah mengikuti berbagai program pelatihan eksekutif, antara lain Executive Program on Strategy & Organization di Stanford Business School, USA dan Leadership At the Peak di Center for Creative Leadership - Singapore.

  • Anika Faisal

    Direktur Kepatuhan (Independen)

    Anika Faisal

    Direktur Kepatuhan (Independen)

    Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Anika Faisal menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 28 April 2008. Beliau memfokuskan pada kinerja usaha BTPN, dari aspek kepatuhan dan tata kelola perusahaan, hingga aspek pengukuran indikator kinerja utama. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank Danamon selama enam tahun. Memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di industri keuangan. Meniti karirnya di Bank Niaga, hingga menjabat sebagai Legal Division Head untuk Corporate Banking. Kemudian bergabung dengan firma hukum Bahar, Tumbelaka & Partners hingga diangkat sebagai partner di tahun 1999. Di tahun yang sama bergabung dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai Staf Ahli untuk Ketua dan Wakil Ketua BPPN. Beliau juga aktif terlibat kepengurusan di berbagai asosiasi profesi dan industri. 

    Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia. Mengikuti berbagai program pelatihan eksekutif, antara lain Authentic Leadership Program di Harvard Business School, USA. Beliau juga memberikan sumbangsih bagi almamaternya sebagai Ketua Yayasan Dana Bakti Pendidikan UI sejak tahun 2007.

  • Kharim Indra Gupta Siregar

    Direktur

    Kharim Indra Gupta Siregar

    Direktur

    Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Kharim Indra Gupta Siregar menjabat sebagai Direktur BTPN sesuai hasil RUPSLB tanggal 28 April 2008. Memimpin tim yang bertanggung jawab memberdayakan unit-unit bisnis melalui solusi teknologi informasi. Unit di bawah kepemimpinannya juga bertugas memelihara infrastruktur TI BTPN agar dapat memenuhi persyaratan proses bisnis, mendukung proses pengambilan keputusan serta mendorong terciptanya kerjasama di seluruh organisasi. Sebelumnya menjabat sebagai Executive Vice President/Head of Business Support – Divisi Danamon Simpan Pinjam; Vice President untuk Electronic Channel & Customer Loyalty – Retail Banking di Bank Mega; dan Vice President/Head of IT Group di Bank Universal. Mengawali karir sebagai marketing representative IBM Indonesia.

    Meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1990.

  • Arief Harris Tandjung

    Direktur

    Arief Harris Tandjung

    Direktur

    Warga Negara Indonesia, 46 tahun. Arief Harris Tandjung menjabat sebagai Direktur Keuangan BTPN sesuai hasil RUPST tanggal 8 April 2010 dan  persetujuan Bank Indonesia pada 7 April 2010. Sebelumnya, selama dua tahun beliau adalah Executive Vice President, Chief Financial Officer BTPN. Sebelum bergabung dengan BPTN, menjabat sebagai Executive Vice President dan Head of SME Banking Business Bank Danamon, Senior Manager dan Head of Consumer Banking Business Finance di Standard Chartered Bank, serta Vice President Corporate Performance Management Bank Permata.

    Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro pada tahun 1991 dari Universitas Indonesia dan mengikuti beberapa program pendidikan dan pelatihan, termasuk General Management Executive Program yang diselenggarakan oleh National University of Singapore pada tahun 1999, Leadership Program oleh Temasek Learning Center pada tahun 2006 dan CFO Strategic Financial Leadership Program oleh Stanford Business School Executive Education pada tahun 2013.

  • Wolf Arno Kluge

    Direktur

    Wolf Arno Kluge

    Direktur

    Warga Negara Jerman, 53 tahun. Saat ini menjabat sebagai Chief Risk Officer di Bank Tabungan Pensiunan Nasional (“BTPN”). Sebelum bergabung dengan BTPN, beliau menjabat sebagai Konsultan – Lending Process di Bank Central Asia (Juni 2009 – Mei 2011) serta menjadi Pihak Independen – Komite Pemantau Risiko (Januari 2008 – Mei 2009), menjabat sebagai Head of Integrated Credit Risk Management di Bank Danamon (Juli 2004 – Oktober 2007), menjabat sebagai Komisaris pada Adira Dinamika Multi Finance (Juni 2006 – Juni 2007), Director – Risk Management Advisory di Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta (September 2001 – Juni 2004), Director – Asset Management/ Credit Restructuring di Aegis Korea LLC (Agustus 2000 – Agustus 2001), Division Head – Credit Restructuring di Bank Mandiri (Mei 1999 – Juli 2000). Beliau juga menduduki berbagai posisi senior di kantor-kantor cabang Deutsche Bank AG di berbagai negara.