26 Oktober 2016

PROSPEK EKONOMI 2017 TETAP BERPOTENSI DAN MEMBERIKAN OPTIMISME


Palembang, 26 Oktober 2016 – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan Harian Bisnis Indonesia kembali menggelar Entrepreneur Networking Forum. Mengambil tema Prospek Ekonomi 2017: Potensi dan Optimisme, diskusi menghadirkan pembicara Ekonom Core Indonesia Hendri Saparini dan Wakil Direktur Utama BTPN Ongki W. Dana. Acara dimoderatori oleh Wakil Pemimpin Umum Harian Bisnis Indonesia Ahmad Djauhar.

 

Dalam paparannya, Hendri Saparini menyampaikan bahwa perekonomian tahun 2017 diperkirakan lebih baik dari tahun ini. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan tumbuh 3,4%, lebih baik dari tahun ini yang tumbuh sekitar 3,1%. Hal ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan lebih baik sejalan dengan membaiknya penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya pendapatan masyarakat di negara tersebut.

 

Meskipun sedang mengalami proses penyesuaian (rebalancing), pertumbuhan ekonomi China juga terkendali pada level yang ditargetkan pemerintahnya. “Perekonomian negara-negara berkembang yang tahun ini mengalami resesi, seperti Brazil dan Rusia, juga diperkirakan mulai tumbuh positif ditopang oleh harga komoditas yang diperkirakan membaik tahun depan,” tambah Hendri.

 

Meskipun demikian, lanjut Hendri, potensi risiko tetap harus diwaspadai terutama di sektor keuangan seperti dampak dari pelonggaran moneter bank sentral AS The Federal Reserve dan berlanjutnya pelemahan ekonomi Uni Eropa.

 

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi domestik tahun depan diperkirakan akan tumbuh marginal. Konsumsi domestik masih akan cukup solid, sedangkan kegiatan investasi, baik pemerintah maupun swasta, juga akan lebih baik. Menurut Hendri, hal tersebut didukung oleh kebijakan fiskal pemerintah yang diperkirakan akan lebih efektif dibandingkan dua tahun terakhir.

 

Selain itu, Bank Indonesia diperkirakan masih akan tetap melanjutkan kebijakan yang akomodatif, baik dari sisi moneter maupun makro prudensial, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kegiatan ekspor tahun depan juga akan menguat dibandingkan tahun ini mengikuti tren peningkatan harga-harga komoditas global dan pertumbuhan ekonomi tujuan ekspor yang semakin solid,” kata Hendri.

 

Menyikapi uraian Hendri, Wakil Direktur Utama BTPN Ongki W. Dana menyampaikan sebagai bank yang memiliki visi mengubah hidup jutaan rakyat Indonesia, BTPN berkomitmen menjadi mitra (partner) dalam perkembangan bisnis nasabah serta menangkap peluang-peluang ekonomi yang ada. Ongki menyampaikan, salah satu bentuk komitmen tersebut adalah meluncurkan BTPN Mitra Bisnis, yaitu unit usaha yang dirancang khusus untuk melayani berbagai kebutuhan dari para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) melalui solusi keuangan yang dapat diandalkan, pembukaan akses ke pasar yang lebih banyak, dan pengembangan kapasitas bagi nasabah.

 

“BTPN Mitra Bisnis berkomitmen memberi jawaban atas berbagai kebutuhan nasabah untuk menumbuhkan usahanya. Selain menawarkan solusi finansial yang dapat diandalkan, bersama BTPN Mitra Bisnis nasabah berkesempatan atas terbukanya akses ke pasar yang lebih luas dan pengembangan kapasitas diri dalam berbisnis,” ungkap Ongki.

 

Sebagai bentuk nyata komitmen BTPN Mitra Bisnis untuk menjadi mitra terbaik bagi nasabah, BTPN Mitra Bisnis menawarkan beberapa layanan, yakni Pinjaman Rekening Koran, Pinjaman Berjangka, Pinjaman Angsuran Berjangka, serta Supply Chain Financing.

 

Dengan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah, Ongki berharap BTPN Mitra Bisnis dapat menjadi mitra perkembangan UKM untuk pengembangan dan keberhasilan usaha mereka.


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

 

PT Bank BTPN Tbk

Andrie Darusman – Communications & Daya Head

Telp: 021-30026200

Email: [email protected] atau [email protected]

 

Sekilas tentang Bank BTPN

Bank BTPN merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Bank BTPN memfokuskan diri untuk melayani segmen mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera produktif; segmen consuming class; serta segmen korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung unit-unit bisnis Bank BTPN, yaitu BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro, BTPN Mitra Bisnis – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha kecil dan menengah, BTPN Wow! – produk Laku Pandai yang fokus pada segmen unbanked, Jenius – platform perbankan digital untuk segmen consuming class, serta unit bisnis korporasi yang fokus melayani perusahaan besar nasional, multinasional, dan Jepang. Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang berkelanjutan dan terukur, Bank BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.