Digital MICRO : Bank BTPN

Digital Micro Flexi Cash

Dalam melakukan pengelolaan kegiatan usaha, menjaga arus kas agar tetap lancar menjadi sangat penting. Sering sekali terjadi dalam kegiatan usaha sehari – hari hal diluar perkiraan seperti kerusakan bahan baku, penambahan stok barang sesuai musim, meningkatnya jumlah permintaan, hingga terjadi kebocoran tempat usaha, dan hal lainnya atau bahkan hal tak terduga diluar usaha, seperti renovasi rumah, kebutuhan pendidikan ataupun kebutuhan lainnya yang sering kali tidak kita prediksi.

Gambaran Produk

Pinjaman Digital Micro dapat membantu Anda menjaga pengelolaan arus kas agar tetap lancar walaupun kejadian tak terduga mungkin datang kapan saja.

Persyaratan & Tata Cara

1. Mengisi formulir permohonan pinjaman

2. Calon debitur wajib memenuhi persyaratan utama untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan, diantaranya, tetapi tidak terbatas pada:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Berusia 21-60 tahun.
  • Memiliki E-KTP.
  • Usaha calon nasabah tidak termasuk dalam jenis industri yang tidak dapat dibiayai berdasarkan kebijakan Bank BTPN.
  • Calon nasabah tidak termasuk dalam kategori debitur yang memiliki kredit bermasalah berdasar hasil pengecekan ke Bank Indonesia dan/atau OJK.
  • Calon nasabah tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia dan/atau OJK.
  • Calon nasabah tidak pernah mendapat pinjaman di Bank BTPN yang tergolong bermasalah.
  • Calon nasabah lolos dalam proses analisa kredit sesuai dengan kebijakan yang berlaku di Bank BTPN.
  • Calon nasabah membuka rekening giro atau tabungan di Bank BTPN.

3. Dokumen yang wajib dipenuhi adalah :

  • E-KTP
  • Rekening Listrik
  • NPWP (untuk pinjaman di atas Rp50 juta)

4. Tata Cara

  • Calon Nasabah yang sesuai dengan persyaratan diatas dapat mengajukan Digital Micro Flexi Cash kepada Tenaga Penjual BTPN Micro Business
  • Calon Nasabah mengisi data-data pengajuan di Link sales platform yang dikirimkan ke email calon nasabah.
  • Pengajuan Digital Micro Flexi Cash akan segera diproses setelah calon nasabah submit data di Link sales platform.
  • Calon Nasabah akan menerima notifikasi approval atau rejection melalui email dan SMS
  • Apabila calon nasabah telah memiliki account Jenius, calon nasabah dapat langsung menyetujui limit pinjaman yang ditawarkan di aplikasi Jenius.
  • Apabila calon nasabah yang belum memiliki account Jenius, calon nasabah harus membuka rekening Jenius dan menyetujui limit pinjaman yang ditawarkan di aplikasi Jenius.
  • Nasabah wajib menjaga kelancaran pembayaran angsuran setiap bulannya.

 

Catatan:

  • Setiap permohonan yang memenuhi persyaratan diatas akan diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku di BTPN
  • Debitur wajib memberikan data dan/atau keterangan yang disyaratkan dan diperlukan serta menjamin kebenaran atas data dan/atau keterangan yang diberikan adalah sesuai dengan yang diberitahukan dan diserahkan, dan membebaskan BTPN dari segala kerugian, tuntutan atau gugatan yang mungkin timbul dikemudian hari atas data dan/atau keterangan yang diberikan oleh debitur.
  • Jika diperlukan penjelasan lebih lengkap mengenai informasi produk pinjaman dan atau apabila terdapat keluhan/pengaduan dapat menghubungi petugas cabang BTPN terdekat

Dampak Nyata

Program pemberdayaan adalah elemen yang terintegrasi dengan model bisnis kami. Dalam seluruh produk serta aktivitas, kami senantiasa berusaha untuk menciptakan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti bagi seluruh nasabah BTPN.

Rumindah

Nasabah BTPN Mataram

"Sejak 1990-an, saya telah membina, menampung, dan menjual hasil karya perajin tenun. Sayangnya, bisnis ini jalan di tempat. Setelah saya pensiun, saya bertekad untuk mengembangkan usaha ini lebih maju. Bersama BTPN Purna Bakti, usaha saya pun tumbuh dan kini telah memiliki galeri sendiri."

Cecep Solihin

Nasabah BTPN Bogor

"Tiga tahun menjadi nasabah BTPN usaha saya semakin berkembang. Apalagi dengan adanya pelatihan dari BTPN, kini saya jadi paham soal pembukuan dan manajemen usaha. Saya juga diajari cara berjualan Online."

Rudy Chandra

Nasabah BTPN Pecenongan

"Berbeda dengan percetakan skala besar, usaha percetakan retail kecil menengah adalah usaha padat modal karena membutuhkan mesin-mesin, sedangkan yang saya jual adalah layanan jasa. Tidak banyak Bank yang mau melihat lebih dalam dan memahami bisnis seperti yang telah saya rintis sejak 8 tahun yang lalu. Berkat layanan dan dukungan terus menerus dari BTPN selama 2 tahun, usaha saya terus berkembang dan tumbuh bersama BTPN Mitra Bisnis."