Siaran Pers : Bank BTPN

28 Februari 2012

PEMBERDAYAAN NASABAH TOPANG PERTUMBUHAN KINERJA PRIMA BTPN - KREDIT TUMBUH 30%


Jakarta, 28 Februari 2012. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mencatat pertumbuhan kinerja prima sepanjang 2011. Selaras dengan visi menjadi bank mass market terbaik, mengubah hidup berjuta rakyat Indonesia, BTPN berkomitmen untuk secara konsisten terus mengembangkan bisnis dan program pemberdayaan sesuai fokus bisnis yang ditekuni. 

Komitmen tersebut terefleksi dengan diluncurkannya program pemberdayaan mass market yang terukur dan berkelanjutan, yang dinamakan ‘Daya’ pada bulan Juli 2011 yang lalu. Sebelum diluncurkan, program pemberdayaan tersebut telah melalui proses pengkajian dan uji pelaksanaan selama 2 tahun. Dan kini BTPN semakin menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan dan melaksanakan program ’Daya’ yang diperuntukkan bagi nasabah mass market BTPN, yaitu komunitas pensiunan, pelaku usaha mikro & kecil (UMK), serta komunitas pra-sejahtera produktif.

 “Kami meyakini bahwa keterlibatan BTPN dalam membangun lingkungan nasabah, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan kapasitas nasabah, sekaligus juga meningkatkan pertumbuhan kinerja BTPN. Inilah yang kami sebut dengan ‘Do Good Do Well’, atau dalam bahasa Indonesia kami menyebutnya ‘Peluang sekaligus Panggilan’. Keyakinan tersebut kami wujudkan dalam strategi dan model bisnis BTPN yang mengintegrasikan misi sosial dan misi bisnis dalam produk dan layanan serta kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, ‘Daya’ sebagai misi sosial merupakan bagian yang tak terpisahkan dari model bisnis BTPN. Walaupun hal tersebut bukan merupakan hal yang lazim di industri perbankan, namun terbukti bahwa dengan melakukan yang tak lazim tersebut, kami justru bertumbuh menjadi bank yang tidak sekedar berbeda, namun juga kinerja kami tumbuh dengan sangat baik,” ungkap Direktur Utama BTPN, Jerry Ng.

Lebih lanjut Jerry menjelaskan bahwa dengan model bisnis yang mengintegrasikan misi sosial dan misi bisnis, BTPN tidak hanya memberikan solusi keuangan, namun juga memberikan program-program ‘Daya’ yang memungkinkan para nasabah mass market untuk meningkatkan kapasitasnya dan dapat bertumbuh dengan lebih baik lagi. Selama tahun 2011, ‘Daya’ telah menjangkau 800.000 penerima manfaat melalui 26.000 aktivitas dan kelas pelatihan.

 “Melalui program ‘Daya’, BTPN menawarkan kesempatan kepada semua stakeholders untuk berpartisipasi dalam misi memberdayakan jutaan mass market di Indonesia. Kedepan, BTPN bersama dengan para stakeholder, nasabah dan mitra bisnisnya optimis dapat mengembangkan program program ’Daya’ sehingga mampu menjangkau dan dirasakan oleh lebih banyak komunitas mass market,” lanjut Jerry. 


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

 

PT Bank BTPN Tbk
Andrie Darusman – Communications & Daya Head
Email: [email protected] atau [email protected]

 

Sekilas tentang Bank BTPN

PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) pada Februari 2019. Bank BTPN melayani berbagai segmen yang ada di industri perbankan, mulai dari ritel hingga korporasi, termasuk para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera produktif; segmen consuming class; serta segmen korporasi. Layanan kami tersedia di unit-unit bisnis Bank BTPN, yaitu BTPN Sinaya—unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti—unit bisnis yang melayani nasabah pensiunan, BTPN Bisnis Mikro—unit bisnis yang melayani pelaku usaha mikro, BTPN Business Banking—unit bisnis yang melayani pelaku usaha kecil dan menengah, Jenius—platform perbankan digital untuk segmen consuming class, dan unit bisnis korporasi yang melayani perusahaan besar nasional, multinasional, dan Jepang. Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk yang melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan yang berkelanjutan dan terukur, Bank BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.